<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>young generation's Weblog</title>
	<atom:link href="http://jnua.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jnua.wordpress.com</link>
	<description>berusahalah menjadi yang terbaik untuk masa depan!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2008 04:15:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jnua.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>young generation's Weblog</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jnua.wordpress.com/osd.xml" title="young generation&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jnua.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>THEORY&#8217;S HUMAN</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/theorys-human/</link>
		<comments>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/theorys-human/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 04:10:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jnua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jnua.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Singkat Teori Evolusi Akar pemikiran evolusionis muncul sezaman dengan keyakinan dogmatis yang berusaha keras mengingkari penciptaan. Mayoritas filsuf penganut pagan di zaman Yunani kuno mempertahankan gagasan evolusi. Jika kita mengamati sejarah filsafat, kita akan melihat bahwa gagasan evolusi telah menopang banyak filsafat pagan. Akan tetapi bukan filsafat pagan kuno ini yang telah berperan penting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=22&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="baslik" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:16pt;font-family:FranklinGotTDemCon;">Sejarah Singkat Teori Evolusi</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Akar pemikiran evolusionis muncul sezaman dengan keyakinan dogmatis yang berusaha keras mengingkari penciptaan. Mayoritas filsuf penganut pagan di zaman Yunani kuno mempertahankan gagasan evolusi. Jika kita mengamati sejarah filsafat, kita akan melihat bahwa gagasan evolusi telah menopang banyak filsafat pagan.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Akan tetapi bukan filsafat pagan kuno ini yang telah berperan penting dalam kelahiran dan perkembangan ilmu pengetahuan modern, melainkan keimanan kepada Tuhan. Pada umumnya mereka yang memelopori ilmu pengetahuan modern mempercayai keberadaan-Nya. Seraya mempelajari ilmu pengetahuan, mereka berusaha menyingkap rahasia jagat raya yang telah diciptakan Tuhan dan mengungkap hukum-hukum dan detail-detail dalam ciptaan-Nya. Ahli Astronomi seperti <strong>Leonardo da Vinci</strong>, <strong>Copernicus, Keppler</strong> dan<strong> Galileo</strong>; bapak paleontologi, <strong>Cuvier</strong>; perintis botani dan zoologi, <strong>Linnaeus</strong>; dan <strong>Isaac Newton</strong>, yang dijuluki sebagai &#8220;ilmuwan terbesar yang pernah ada&#8221;, semua mempelajari ilmu pengetahuan dengan tidak hanya meyakini keberadaan Tuhan, tetapi juga bahwa keseluruhan alam semesta adalah hasil ciptaan-Nya <a href="/keruntuhan2.htm#1#1">1</a> <a name="1."></a><strong>Albert Einstein,</strong> yang dianggap sebagai orang paling jenius di zaman kita, adalah seorang ilmuwan yang mempercayai Tuhan dan menyatakan, &#8220;Saya tidak bisa membayangkan ada ilmuwan sejati tanpa keimanan mendalam seperti itu. Ibaratnya: ilmu pengetahuan tanpa agama akan pincang.&#8221; <a href="/keruntuhan2.htm#2#2">2</a></span><a name="2."></a></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Salah seorang pendiri fisika modern, dokter asal Jerman, Max Planck mengatakan bahwa setiap orang, yang mempelajari ilmu pengetahuan dengan sungguh-sungguh, akan membaca pada gerbang istana ilmu pengetahuan sebuah kata: &#8220;Berimanlah&#8221;. <strong>Keimanan adalah atribut penting seorang ilmuwan</strong>.<a href="/keruntuhan2.htm#3#3">3</a></span><a name="3."></a></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Teori evolusi merupakan buah filsafat materialistis yang muncul bersamaan dengan kebangkitan filsafat-filsafat materialistis kuno dan kemudian menyebar luas di abad ke-19. Seperti telah disebutkan sebelumnya, paham materialisme berusaha menjelaskan alam semata melalui faktor-faktor materi. Karena menolak penciptaan, pandangan ini menyatakan bahwa segala sesuatu, hidup ataupun tak hidup, muncul tidak melalui penciptaan tetapi dari sebuah peristiwa kebetulan yang kemudian mencapai kondisi teratur. Akan tetapi, akal manusia sedemikian terstruktur sehingga mampu memahami keberadaan sebuah kehendak yang mengatur di mana pun ia menemukan keteraturan. </span><span class="hyg1"><span lang="IT">Filsafat materialistis, yang bertentangan dengan karakteristik paling mendasar akal manusia ini, memunculkan &#8220;teori evolusi&#8221; di pertengahan abad ke-19.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="baslik2"><span lang="IT">Khayalan Darwin</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Orang yang mengemukakan teori evolusi sebagaimana yang dipertahankan dewasa ini, adalah seorang naturalis amatir dari Inggris, Charles Robert Darwin.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Darwin tidak pernah mengenyam pendidikan formal di bidang biologi. Ia hanya memiliki ketertarikan amatir pada alam dan makhluk hidup. Minat tersebut mendorongnya bergabung secara sukarela dalam ekspedisi pelayaran dengan sebuah kapal bernama H.M.S. Beagle, yang berangkat dari Inggris tahun 1832 dan mengarungi berbagai belahan dunia selama lima tahun. </span></span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> muda sangat takjub melihat beragam spesies makhluk hidup, terutama jenis-jenis burung finch tertentu di kepulauan Galapagos. Ia mengira bahwa variasi pada paruh burung-burung tersebut disebabkan oleh adaptasi mereka terhadap habitat. Dengan pemikiran ini, ia menduga bahwa asal usul kehidupan dan spesies berdasar pada konsep &#8220;adaptasi terhadap lingkungan&#8221;. Menurut Darwin, aneka spesies makhluk hidup tidak diciptakan secara terpisah oleh Tuhan, tetapi berasal dari nenek mo-yang yang sama dan menjadi berbeda satu sama lain akibat kondisi alam.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Hipotesis Darwin tidak berdasarkan penemuan atau penelitian ilmiah apa pun; tetapi kemudian ia menjadikannya sebuah teori monumental berkat dukungan dan dorongan para ahli biologi materialis terkenal pada masanya. Gagasannya menyatakan bahwa individu-individu yang beradaptasi pada habitat mereka dengan cara terbaik, akan menurunkan sifat-sifat mereka kepada generasi berikutnya. Sifat-sifat yang menguntungkan ini lama-kelamaan terakumulasi dan mengubah suatu individu menjadi spesies yang sama sekali berbeda dengan nenek moyangnya. (Asal usul &#8220;sifat-sifat yang menguntungkan&#8221; ini belum diketahui pada waktu itu.) </span><span class="hyg1"><span lang="IT">Menurut Darwin, manusia adalah hasil paling maju dari mekanisme ini.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Darwin menamakan proses ini <strong>&#8220;evolusi melalui seleksi alam&#8221;.</strong> </span>Ia mengira telah menemukan &#8220;asal usul spesies&#8221;: suatu spesies berasal dari spesies lain. Ia mempublikasikan pandangannya ini dalam bukunya yang berjudul </span><em>The Origin of Species, By Means of Natural Selection</em><span class="hyg1"> pada tahun 1859.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> sadar bahwa teorinya menghadapi banyak masalah. Ia mengakui ini dalam bukunya pada bab<strong> &#8220;Difficulties of the Theory&#8221;</strong>. Kesulitan-kesulitan ini terutama pada catatan fosil dan organ-organ rumit makhluk hidup (misalnya mata) yang tidak mungkin dijelaskan dengan konsep kebetulan, dan naluri makhluk hidup. </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> berharap kesulitan-kesulitan ini akan teratasi oleh penemuan-penemuan baru; tetapi bagaimanapun ia tetap mengajukan sejumlah penjelasan yang sangat tidak memadai untuk sebagian kesulitan tersebut. Seorang ahli fisika Amerika, Lipson, mengomentari &#8220;kesulitan-kesulitan&#8221; </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> tersebut:</span></p>
<p><span class="hyg1">Ketika membaca <strong>The Origin of Species</strong>, saya mendapati bahwa </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> sendiri tidak seyakin yang sering dikatakan orang tentangnya; bab &#8220;Difficulties of the Theory&#8221; misalnya, menunjukkan keragu-raguannya yang cukup besar. Sebagai seorang fisikawan, saya secara khusus merasa terganggu oleh komentarnya mengenai bagaimana mata terbentuk.<a href="/keruntuhan2.htm#4#4">4 </a></span><a name="4."></a></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Saat menyusun teorinya, </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> terkesan oleh para ahli biologi evolusionis sebelumnya, terutama seorang ahli biologi Perancis, </span><strong>Lamarck</strong><span class="hyg1">.<a href="/keruntuhan2.htm#5#5">5</a> <a name="5."></a>Menurut Lamarck, makhluk hidup mewariskan ciri-ciri yang mereka dapatkan selama hidupnya dari satu generasi ke generasi berikutnya, sehingga terjadilah evolusi. Sebagai contoh, jerapah berevolusi dari binatang yang menyerupai antelop. Perubahan itu terjadi dengan memanjangkan leher mereka sedikit demi sedikit dari generasi ke generasi ketika berusaha menjangkau dahan yang lebih tinggi untuk memperoleh makanan. </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> menggunakan hipotesis Lamarck tentang &#8220;pewarisan sifat-sifat yang diperoleh&#8221; sebagai faktor yang menyebabkan makhluk hidup berevolusi.</span><span id="more-22"></span></p>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="border:1pt outset #eeeedd;background:#eeeedd none repeat scroll 0 50%;height:2408px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="500">
<tbody>
<tr style="height:639pt;">
<td style="border:1pt inset #eeeedd;height:639pt;padding:6pt;"><span class="baslik2"><span style="font-size:14pt;font-family:FranklinGotTDemCon;">FOKUS:   Rasisme Darwin</span></span></p>
<p class="hyg"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->Salah satu aspek diri Darwin   yang terpenting namun tidak banyak diketahui adalah pandangan rasisnya: Darwin   menganggap orang-orang kulit putih Eropa lebih &#8220;maju&#8221; dibandingkan   ras-ras manusia lainnya. Selain beranggapan bahwa manusia adalah makhluk   mirip kera yang telah berevolusi, Darwin   juga ber-pendapat bahwa beberapa ras manusia berkembang lebih maju   dibandingkan ras-ras lain, dan ras-ras terbelakang ini masih memiliki sifat   kera. Dalam bukunya The Descent of Man yang diterbitkannya setelah The Origin   of Species, dengan berani ia berkomentar tentang &#8220;perbedaan-perbedaan   besar antara manusia dari beragam ras&#8221;.1 Dalam bukunya tersebut, Darwin   berpendapat bahwa orang-orang kulit hitam dan orang Aborigin Australia sama   dengan gorila, dan berkesimpulan bahwa mereka lambat laun akan   &#8220;disingkirkan&#8221; oleh &#8220;ras-ras beradab&#8221;. Ia berkata:</p>
<p class="hyg">Di masa mendatang, tidak sampai berabad-abad lagi, ras-ras   manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras   biadab di seluruh dunia. Pada saat yang sama, kera-kera antropomorfus   (menyerupai manusia)&#8230; tak diragukan lagi akan musnah. Selanjutnya jarak   antara manusia dengan padanan terdekatnya akan lebih lebar, karena jarak ini   akan memisahkan manusia dalam keadaan yang lebih beradab &#8211; kita dapat   berharap bahkan lebih dari Kaukasian &#8211; dengan jenis-jenis kera serendah babun,   tidak seperti sekarang yang hanya memisahkan negro atau penduduk asli   Australia dengan gorila.2</p>
<p class="hyg">Pendapat-pendapat Darwin   yang tidak masuk akal ini tidak hanya dijadikan teori, tetapi juga   diposisikan sebagai &#8220;dasar ilmiah&#8221; paling penting bagi rasisme. Dengan   asumsi bahwa makhluk hidup berevolusi ketika berjuang mempertahankan hidup,   Darwinisme bahkan dimasukkan ke dalam ilmu-ilmu sosial, dan dijadikan sebuah   konsep yang kemudian dinamakan &#8220;Darwinisme Sosial&#8221;.</p>
<p class="hyg">Darwinisme Sosial berpendapat bahwa ras-ras manusia berada pada   tingkatan berbeda-beda pada &#8220;tangga evolusi&#8221;, dan ras-ras Eropa   adalah yang paling &#8220;maju&#8221; di antara semua ras, sedangkan ras-ras   lain masih memiliki ciri-ciri &#8220;kera&#8221;.</p>
<p class="bookstext"><span class="dipnot">1 Benjamin Farrington, What </span><span class="dipnot">Darwin</span><span class="dipnot"> Really   Said, </span><span class="dipnot">London</span><span class="dipnot">, Sphere Books, 1971, S. 54 ff.</span><br />
<span class="dipnot">2 Charles Darwin, The Descent of Man, 2. Aufl., New York,   A.L. Burt Co., 1874, S. 178</span></p>
<p class="bookstext">
<p class="hyg"><span class="hyg1">Namun Darwin dan Lamarck telah keliru, sebab   pada masa mereka, kehidupan hanya dapat dipelajari dengan teknologi yang   sangat primitif dan pada tahap yang sangat tidak memadai. Bidang-bidang ilmu   pengetahuan seperti genetika dan biokimia belum ada sekalipun hanya nama.   Karenanya, teori mereka harus bergantung sepenuhnya pada kekuatan imajinasi.</span><!--more--></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Di saat gema buku </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> tengah   berkumandang, seorang ahli botani </span><span class="hyg1">Austria</span><span class="hyg1"> bernama </span><strong>Gregor Mendel</strong><span class="hyg1"> menemukan   hukum penurunan sifat pada tahun 1865. Meskipun tidak banyak dikenal orang   hingga akhir abad ke-19, penemuan Mendel mendapat perhatian besar di awal   tahun 1900-an. Inilah awal kelahiran ilmu </span><strong>genetika</strong><span class="hyg1">. Beberapa waktu kemudian, struktur gen dan kromosom ditemukan.   Pada tahun 1950-an, penemuan struktur molekul DNA yang berisi informasi   genetis menghempaskan teori evolusi ke dalam krisis. Alasannya adalah   kerumitan luar biasa dari kehidupan dan ketidakabsahan mekanisme evolusi yang   diajukan </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1">.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Perkembangan ini seharusnya membuat teori </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> terbuang   dalam keranjang sampah sejarah. Namun ini tidak terjadi, karena ada   kelompok-kelompok tertentu yang bersikeras merevisi, memperbarui dan   mengangkat kembali teori ini pada kedudukan ilmiah. Kita dapat memahami   maksud upaya-upaya tersebut hanya jika menyadari bahwa di belakang teori ini   terdapat tujuan ideologis, bukan sekadar kepentingan ilmiah.</span></p>
<p class="hyg"><span class="baslik2">Usaha Putus Asa Neo-Darwinisme</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Teori Darwin jatuh terpuruk dalam krisis karena   hukum-hukum genetika yang ditemukan pada perempat pertama abad ke-20.   Meskipun demikian, sekelompok ilmuwan yang bertekad bulat tetap setia kepada </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> berusaha   mencari jalan keluar. Mereka berkumpul dalam sebuah pertemuan yang diadakan   oleh Geological Society of America pada tahun 1941. Ahli genetika seperti G.   Ledyard Stebbins dan Theodosius Dobzhansky, ahli zoologi seperti Ernst Mayr   dan Julian Huxley, ahli paleontologi seperti George Gaylord Simpson dan Glenn   L. Jepsen, dan ahli genetika matematis seperti Ronald Fisher dan Sewall   Right, setelah pembicaraan panjang akhirnya menyetujui cara-cara untuk   &#8220;menambal sulam&#8221; Darwinisme.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Kader-kader ini berfokus kepada pertanyaan   tentang <strong>asal usul variasi menguntungkan yang diasumsikan menjadi penyebab   makhluk hidup berevolusi</strong> -sebuah masalah yang tidak mampu dijelaskan oleh </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1"> sendiri dan dielakkan dengan bergantung pada teori Lamarck.   Gagasan mereka kali ini adalah <strong>&#8220;mutasi acak&#8221; (random mutations).</strong> Mereka menamakan teori baru ini <strong>&#8220;Teori Evolusi Sintetis Modern&#8221;   (The Modern Synthetic Evolution Theory),</strong> yang dirumuskan dengan   menambahkan konsep mutasi pada teori seleksi alam </span><span class="hyg1">Darwin</span><span class="hyg1">. Dalam   waktu singkat, teori ini dikenal sebagai<strong> &#8220;neo-Darwinisme&#8221; </strong>dan   mereka yang mengemukakannya disebut &#8220;neo-Darwinis&#8221;.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Beberapa dekade berikutnya menjadi era   perjuangan berat untuk membuktikan kebenaran neo-Darwinisme. Telah diketahui   bahwa </span><strong>mutasi</strong><span class="hyg1"> &#8211; atau   &#8220;kecelakaan&#8221; &#8211; yang terjadi pada gen-gen makhluk hidup selalu   membahayakan. Neo-Darwinis berupaya memberikan contoh &#8220;mutasi yang   menguntungkan&#8221; dengan melakukan ribuan eksperimen mutasi. Akan tetapi   semua upaya mereka berakhir dengan kegagalan total.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Mereka juga berupaya membuktikan bahwa makhluk   hidup pertama muncul secara kebetulan di bawah kondisi-kondisi bumi primitif,   seperti yang diasumsikan teori tersebut. Akan tetapi eksperimen-eksperimen   ini pun menemui kegagalan. Setiap eksperimen yang bertujuan membuktikan bahwa   kehidupan dapat dimunculkan secara kebetulan telah gagal. Perhitungan   probabilitas membuktikan bahwa tidak ada satu pun protein, yang merupakan   molekul penyusun kehidupan, dapat muncul secara kebetulan. Begitu pula sel,   yang menurut anggapan evolusionis muncul secara kebetulan pada kondisi bumi   primitif dan tidak terkendali, tidak dapat disintesis oleh laboratorium-laboratorium   abad ke-20 yang tercanggih sekalipun.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Teori   neo-Darwinis telah ditumbangkan pula oleh <strong>catatan fosil</strong>. Tidak pernah   ditemukan di belahan dunia mana pun &#8220;bentuk-bentuk transisi&#8221; yang   diasumsikan teori neo-Darwinis sebagai bukti evolusi bertahap pada makhluk   hidup dari spesies primitif ke spesies lebih maju. Begitu pula perbandingan   anatomi menunjukkan bahwa spesies yang diduga telah berevolusi dari spesies   lain ternyata memiliki ciri-ciri anatomi yang sangat berbeda, sehingga mereka   tidak mungkin menjadi nenek moyang dan keturunannya.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Neo-Darwinisme   memang tidak pernah menjadi teori ilmiah, tapi merupakan sebuah dogma   ideologis kalau tidak bisa disebut sebagai semacam &#8220;agama&#8221;. Oleh   karena itu, pendukung teori evolusi masih saja mempertahankannya meskipun   bukti-bukti berbicara lain. Tetapi ada satu hal yang mereka sendiri tidak   sependapat, yaitu model evolusi mana yang &#8220;benar&#8221; dari sekian   banyak model yang diajukan. Salah satu hal terpenting dari model-model   tersebut adalah sebuah skenario fantastis yang disebut &#8220;</span></span><em><span lang="IT">punctuated equilibrium</span></em><span class="hyg1"><span lang="IT">&#8220;.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="baslik2"><span lang="IT">Coba-Coba:   Punctuated Equilibrium</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Sebagian   besar ilmuwan yang mempercayai evolusi menerima teori neo-Darwinis bahwa   evolusi terjadi secara perlahan dan bertahap. Pada beberapa dekade terakhir   ini, telah dikemukakan sebuah model lain yang dinamakan &#8220;</span></span><em><span lang="IT">punctuated equilibrium</span></em><span class="hyg1"><span lang="IT">&#8220;. Model ini   menolak gagasan Darwin tentang evolusi yang terjadi secara kumulatif dan   sedikit demi sedikit. Sebaliknya, model ini menyatakan evolusi terjadi dalam   &#8220;loncatan&#8221; besar yang diskontinu.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Pembela   fanatik pendapat ini pertama kali muncul pada awal tahun 1970-an. Awalnya,   dua orang ahli paleontologi Amerika, <strong>Niles Eldredge </strong>dan <strong>Stephen Jay   Gould</strong>, sangat sadar bahwa pernyataan neo-Darwinis telah diruntuhkan   secara absolut oleh catatan fosil. Fosil-fosil telah membuktikan bahwa   makhluk hidup tidak berasal dari evolusi bertahap, tetapi muncul tiba-tiba   dan sudah terbentuk sepenuhnya. Hingga sekarang neo-Darwinis senantiasa   berharap bahwa bentuk peralihan yang hilang suatu hari akan ditemukan. Eldredge   dan Gould menyadari bahwa harapan ini tidak berdasar, namun di sisi lain   mereka tetap tidak mampu meninggalkan dogma evolusi. Karena itulah akhirnya   mereka mengemukakan sebuah model baru yang disebut punctuated equilibrium   tadi. Inilah model yang menyatakan bahwa evolusi tidak terjadi sebagai hasil   dari variasi minor, namun dalam per-ubahan besar dan tiba-tiba.</span></span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1"><span lang="IT">Model   ini hanya sebuah khayalan. Sebagai contoh, O.H. Shindewolf, seorang ahli   paleontologi dari Eropa yang merintis jalan bagi Eldredge dan Gould,   menyatakan bahwa burung pertama muncul dari sebutir telur reptil, sebagai   &#8220;mutasi besar-besaran&#8221; (</span></span><em><span lang="IT">gross mutation</span></em><span class="hyg1"><span lang="IT">), yakni akibat &#8220;kecelakaan&#8221;   besar yang terjadi pada struktur gen.</span><a href="/keruntuhan2.htm#6#6">6</a> Menurut teori tersebut, seekor binatang darat dapat menjadi paus raksasa   setelah mengalami perubahan menyeluruh secara tiba-tiba. Pernyataan yang sama   sekali bertentangan dengan hukum-hukum genetika, biofisika dan biokimia ini,   sama ilmiahnya dengan dongeng katak yang menjadi pangeran! Dalam   ketidakberdayaan karena pandangan neo-Darwinis terpuruk dalam krisis,   sejumlah ahli paleontologi pro-evolusi mempercayai teori ini, teori baru yang   bahkan lebih ganjil daripada neo-Darwinisme itu sendiri.</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Satu-satunya tujuan model ini adalah memberikan   penjelasan untuk mengisi celah dalam catatan fosil yang tidak dapat   dijelaskan model neo-Darwinis. Namun, usaha menjelaskan kekosongan fosil   dalam evolusi burung dengan pernyataan bahwa <strong>&#8220;seekor burung muncul   tiba-tiba dari sebutir telur reptil&#8221;</strong> sama sekali tidak rasional.   Sebagaimana diakui oleh evolusionis sendiri, evolusi dari satu spesies ke   spesies lain membutuhkan perubahan besar informasi genetis yang   menguntungkan. Akan tetapi, tidak ada mutasi yang memperbaiki informasi   genetis atau menambahkan informasi baru padanya. Mutasi hanya merusak   informasi genetis. Dengan demikian, &#8220;mutasi besar-besaran&#8221; yang   digambarkan oleh model punctuated equilibrium hanya akan menyebabkan   pengurangan atau perusakan &#8220;besar-besaran&#8221; pada informasi genetis.</span><!--more--></p>
<p><span class="hyg1">Lebih jauh lagi, model </span><em>punctuated equilibrium</em><span class="hyg1"> runtuh sejak pertama kali muncul karena ketidakmampuannya   menjawab pertanyaan tentang asal usul kehidupan; pertanyaan serupa yang   menggugurkan model neo-Darwinis sejak awal. Karena tidak satu protein pun   yang muncul secara kebetulan, perdebatan mengenai apakah organisme yang   terdiri dari milyaran protein mengalami proses evolusi secara &#8220;tiba-tiba&#8221;   atau &#8220;bertahap&#8221; tidak masuk akal. Kendati demikian, neo-Darwinisme   masih menjadi model yang terlintas dalam pikiran ketika &#8220;evolusi&#8221;   menjadi pokok perbincangan dewasa ini. Dalam bab-bab selanjutnya, kita akan   melihat dua mekanisme rekaan model neo-Darwinis, kemudian memeriksa catatan   fosil untuk menguji model ini. Setelah itu, kita akan membahas pertanyaan   tentang asal usul kehidupan yang menggugurkan model neo-Darwinis dan semua   model evolusionis lain seperti &#8220;evolusi dengan lompatan&#8221; (</span><em>evolution   by leaps</em><span class="hyg1">).</span></p>
<p class="hyg"><span class="hyg1">Sebelumnya, ada baiknya meng-ingatkan pembaca   bahwa fakta yang akan kita hadapi di setiap tahap adalah bahwa skenario   evolusi merupakan sebuah dongeng belaka, kebohongan besar yang sama sekali   bertentangan dengan dunia nyata. Ini adalah sebuah skenario yang telah digunakan   untuk membohongi dunia selama 140 tahun. Berkat penemuan-penemuan ilmiah   terakhir, usaha kontinu mempertahankan teori tersebut akhirnya menjadi   mustahil.</span></p>
<p><a href="/keruntuhan1.htm"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" border="0" alt="" width="13" height="13" /></span><!--[endif]--></span></a><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" border="0" alt="" width="15" height="1" /><!--[endif]--><a href="/keruntuhan2.htm#yuk#yuk"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" border="0" alt="" width="13" height="13" /></span><!--[endif]--></span></a><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" border="0" alt="" width="15" height="8" /><!--[endif]--><span class="dipnot">1. Dan Graves, Science   of Faith: Forty-Eight Biographies of Historic Scientists and Their Christian   Faith, </span><span class="dipnot">Grand Rapids</span><span class="dipnot">, </span><span class="dipnot">MI</span><span class="dipnot">, Kregel Resources <a href="/keruntuhan2.htm#1.#1."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></span><br />
<span class="dipnot">2. Science, Philosophy, And Religion: A Symposium, 1941,   Kap.13 <a href="/keruntuhan2.htm#2.#2."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></span><br />
<span class="dipnot">3. J. De Vries, Essential of Physical Science, Wm. B.   Eerdmans Pub. </span><span class="dipnot">Co.</span><span class="dipnot">, </span><span class="dipnot">Grand Rapids</span><span class="dipnot">, </span><span class="dipnot">SD</span><span class="dipnot"> 1958, hlm. 15<a href="/keruntuhan2.htm#3.#3."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></span><br />
<span class="dipnot">4. H. S. Lipson, &#8220;A Physicist&#8217;s View of </span><span class="dipnot">Darwin</span><span class="dipnot">&#8216;s   Theory&#8221;, Evolution Trends in Plants, Bd. 2, Nr. 1, 1988, S. 6 <a href="/keruntuhan2.htm#4.#4."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></span><br />
<span class="dipnot">5. Kendati Darwin menyatakan teorinya sama sekali terlepas   dari teori Lamarck, ia sedikit demi sedikit mulai bersandar pada klaim   Lamarck,hususnya edisi ke-6 yang merupakan edisi terakhir The Origin of   Species dipenuhi contoh-contoh dari buku Lamarck &#8220;inheritance of   acquired traits&#8221; (Pewarisan Sifat-Sifat yang Diperoleh). Lihat Benjamin   Farrington, What Darwin Really Said, </span><span class="dipnot">New York</span><span class="dipnot">:   Schocken Books, 1996, hlm. 64.<a href="/keruntuhan2.htm#5.#5."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></span><br />
<span class="dipnot">6. Steven M. Stanley, Macroevolution: Pattern and Process, </span><span class="dipnot">San Francisco</span><span class="dipnot">: W.H. Freeman and Co. 1979, hlm. 35, 159</span><a href="/keruntuhan2.htm#6.#6."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME%7E1/malih/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" border="0" alt="" width="10" height="10" /></span><!--[endif]--></span></a></p>
<p class="hyg">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jnua.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jnua.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jnua.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jnua.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=22&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/theorys-human/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2865910dcb8d4d26442d65b2e29bea62?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jnua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TOKOH</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/tokoh/</link>
		<comments>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/tokoh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 04:04:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jnua</dc:creator>
				<category><![CDATA[History]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jnua.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart 3. NABI ISA (6 SM &#8211; 30 M) Pengaruh Nabi Isa terhadap sejarah kemanusiaan begitu jelas dan begitu besar. Rasanya tak banyak orang yang mempersoalkan apa sebab Nabi Isa berada di tempat hampir teratas dalam daftar buku ini. Malahan, mungkin banyak orang bertanya-tanya kenapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=19&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" style="text-align:center;" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:45pt;padding:0;" width="60"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/malih/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="60" height="3" /><!--[endif]--></span></td>
<td style="width:363.9pt;padding:0;" width="485" valign="top">
<h1><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Seratus Tokoh   yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah</span></h1>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">oleh   Michael H. Hart </span></p>
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:center;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="text-align:center;" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:45pt;padding:0;" width="60">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></p>
</td>
<td style="padding:0;" valign="top">
<h2><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;">3. NABI ISA (6   SM &#8211; 30 M)</span></h2>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Pengaruh Nabi Isa terhadap sejarah kemanusiaan begitu jelas   dan begitu besar. Rasanya tak banyak orang yang mempersoalkan apa sebab Nabi   Isa berada di tempat hampir teratas dalam daftar buku ini. </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Malahan, mungkin banyak orang bertanya-tanya kenapa Isa tidak berada di   tempat teratas.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Akan halnya kekristenan, tak adalah kiranya masalahnya. Dalam   perjalanan sang waktu tak syak lagi agama ini sudah peroleh pemeluk lebih   besar dari agama lain yang mana pun juga. Perlu ditegaskan bukanlah perihal   pengaruh dari pelbagai agama yang menjadi titik perhitungan di buku ini,   melainkan ihwal yang menyangkut pengaruh perorangan. Tidaklah seperti Agama   Islam, Agama Nasrani didirikan bukan oleh seorang melainkan dua &#8212; Isa dan <a href="/iptek/100/Paul.html">St.   Paul</a> &#8212; karena itu pengakuan jasa-jasa atas perkembangan agama itu harus   dibagi sama antara kedua tokoh itu.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Nabi Isa meletakkan dasar-dasar pokok gagasan etika   kekristenan termasuk pandangan spiritual serta ide pokok mengenai tingkah   laku.manusia. Sedangkan teologi Kristen dikelola dasar-dasarnya oleh </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">St. Paul</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">. Isa mempersembahkan   pesan-pesan spiritual sedangkan </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">St. Paul</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> menambahkannya ke dalam   bentuk pemujaan terhadap Isa. Lebih dari itu, </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">St. Paul</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> merupakan penulis   bagian-bagian penting Perjanjian Baru dan merupakan penganjur pertama   orang-orang agar memeluk Agama Nasrani pada abad pertama lahirnya agama itu.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Isa terhitung berusia muda tatkala &#8220;wafat&#8221; (lain   halnya dengan <a href="/iptek/100/Buddha.html">Buddha</a> atau <a href="/iptek/100/Muhammad.html">Muhammad</a>),   dan yang ditinggalkannya hanya sejumlah terbatas pengikut. Tatkala Isa   mangkat, pengikutnya cuma terdiri dari sejumlah kecil sekte Yahudi. Baru   lewat tulisan-tulisan </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">St. Paul</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> dan kegigihan khotbahnya   yang tak kenal lelah, sekte kecil itu dirubah menjadi kekuatan dinamis dan   merupakan gerakan yang lebih besar, baik terdiri dari orang Yahudi maupun   bukan. Dari situlah-akhirnya- tumbuh menjadi salah satu agama besar dunia.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Akibat hal-hal itu sementara orang beranggapan <a href="/iptek/100/Paul.html">St.   Paul</a>-lah dan bukan Isa yang lebih layak dipandang sebagai pendiri Agama   Nasrani, karena itu tempatnya dalam daftar urutan buku ini mesti lebih tinggi   ketimbang Isa! Biarpun sulit dibayangkan apa wujud kekristenan tanpa </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">St. Paul</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">, tapi sebaliknya juga   amatlah jelas: tanpa Nabi Isa, Agama Nasrani tak akan pernah ada samasekali.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Sebaliknya, tampak tak beralasan menganggap Isa bertanggung   jawab terhadap semua keadaan seperti penilaian gereja-gereja Kristen serta   pribadi-pribadi pemeluk Agama Nasrani kemudian, khusus sejak Isa sendiri   tidak setuju dengan sikap-sikap seperti itu. Di antara mereka -misalnya   perang agama antar mazhab-mazhab Nasrani, penyembelihan kejam dan pemburuan   terhadap orang Yahudi- merupakan kontradiksi dengan sikap dan ajaran Isa.   Rasanya tak beralasan menganggap bahwa perbuatan itu disetujui oleh Isa.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Di samping itu walau ilmu pengetahuan modern pertama kali   tumbuh di negeri-negeri pemeluk Nasrani di Eropa Barat tapi rasanya tidak   kena kalau hal itu dianggap sebagai tanggung jawab Isa. Dengan sendirinya tak   seorang pun di antara para pemuka pemeluk Kristen menafsirkan ajaran Isa   sebagai suatu seruan untuk melakukan penyelidikan ilmiah terhadap dunia dalam   arti fisik. Yang terjadi justru sebaliknya: berbondong-bondongnya masyarakat   Romawi memeluk Agama Nasrani mengakibatkan merosotnya baik dasar umum   teknologi maupun tingkat umum minat terhadap ilmu pengetahuan.</span><span id="more-19"></span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Bahwa ilmu pengetahuan kebetulan tumbuh di Eropa sebenarnya   suatu petunjuk adanya kultur yang diwariskan turun-temurun yang selaras   dengan jalan pikiran ilmiah. Ini samasekali tak ada sangkut-pautnya dengan   ajaran-ajaran Isa tapi berkat pengaruh rasionalisme Yunani yang jelas   tercermin dalam karya-karya Aristoteles dan </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Euclid</span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">. Adalah perlu dicatat   timbulnya ilmu pengetahuan modern bukanlah di masa jaya-jayanya kekuasaan   gerejani dan kesucian Kristen melainkan pada saat mulai menyingsingnya renaissance,   saat tatkala Eropa sedang mencoba memperbaharui warisan sebelum Isa.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Kisah kehidupan Isa jika dikaitkan dengan Perjanjian Baru   tentulah sudah tidak asing lagi bagi para pembaca, karena itu bisa   membosankan jika dikunyah-kunyah lagi. Tapi, ada juga segi-segi yang masih   layak dicatat. Pertama, sebagian terbesar informasi yang kita peroleh tentang   kehidupan Isa tidak karu-karuan, simpang-siur tak menentu. Bahkan kita tidak   tahu siapa nama aslinya. Besar kemungkinan nama aslinya Yehoshua, sebuah nama   umum orang Yahudi (orang Inggris menyebutnya Yoshua). Dan tahun kelahirannya   pun tidaklah pasti, walaupun tahun 6 sebelum Masehi dapat dijadikan pegangan.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Bahkan tahun wafatnya pun yang mestinya diketahui dengan   jelas oleh para pengikutnya, juga belum bisa dipastikan hingga hari ini. Isa   sendiri tidak meninggalkan karya tulisan samasekali, sehingga sebetulnya   segala sesuatu mengenai peri kehidupannya berpegang pada penjelasan   Perjanjian Baru.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Malangnya, ajaran-ajaran Isa bertentangan satu sama lain   dalam banyak pokok masalah. Matthew dan Lukas menyuguhkan versi yang   samasekali berbeda mengenai kata-kata akhir yang diucapkan Isa. </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Kedua versi ini sepintas lalu tampak berasal dari kutipan-kutipan   langsung dari Perjanjian Lama.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Sesungguhnya bukanlah barang   kebetulan Isa mampu mcngutip dari Perjanjian Lama. Sebab, meskipun Isa pemuka   Agama Nasrani, dia sendiri sebetulnya seorang Yahudi yang taat. Sudah sering   sekali ditunjukkan bahwa Isa dalam banyak hal teramat mirip dengan nabi-nabi   kaum dari Perjanjian Lama dan dia terpengaruh secara mendalam dengan mereka. Seperti   halnya nabi-nabi, Isa memiliki pesona personalitas luar biasa yang   meninggalkan kesan mendalam dan tak terhapuskan begitu bertemu dengannya. Isa   seorang yang mempunyai daya kharisma dalam arti yang sesungguh-sungguhnya .</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Berbeda sangat dengan   Muhammad yang menggenggam kekuasaan agama dan politik di satu tangan, Isa   tidak yunya pengaruh politis di masa hidupnya ataupun di abad berikutnya. (Kedua   manusia itu memang punya pengaruh tidak langsung dalam jangka panjang   perkembangan politik). Isa menyebar pengaruh sepenuhnya dalam ruang lingkup   etika dan merupakan seorang pemimpin spiritual.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Apabila peninggalan Isa   semata-rnata dalam kwalitas selaku pemuka spirituaI, tentu saja tepat jika   orang mempertanyakan sampai sejauh mana gagasan spiritualnya mempengaruhi   dunia. </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Salah   satu sentral ajaran Isa tentu saja Golden Rule-nya. Kini, Golden Rule-nya itu   sudah diterima oleh banyak orang, apakah dia itu Nasrani atau bukan sebagai   patokan tingkah laku moral. Kita bisa saja berbuat tidak selalu atas dasar   patokan itu, tetapi sedikitnya kita mencoba menyelusuri relnya. Jika Isa   benar merupakan perumus pertama dari patokan dan petunjuk yang sudah diterima   sebagai hampir prinsip yang universal, bisa dipastikan dia layak didudukkan   pada urutan pertama daftar ini.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Tapi, fakta menunjukkan yang namanya, Golden Rule itu   sebenarnya sudah menjadi patokan yang jadi pegangan Yudaisme, jauh sebetum   Isa lahir. Pendeta Hillel, pemuka Yahudi yang hidup satu abad sebelum Masehi   secara terang-terangan mengatakan bahwa Golden Rule itu adalah patokan utama   Yudaisme.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Hal ini bukan saja diketahui oleh dunia Barat melainkan juga   Timur. </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Filosof Cina Kong Hu-Cu telah mengusulkan konsepsi ini   pada tahun 500 sebelum Masehi. Juga kata-kata seperti itu terdapat di dalam   Mahabharata, kumpulan puisi Hindu purba. Jadi, kenyataan menunjukkan bahwa   filosofi yang terkandung di dalam The Golden Rule diterima oleh hampir tiap   kelompok agama besar.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Apakah ini berarti Isa tak   punya gagasan etik yang orisinil? Bukan begitu! Pandangan yang bermutu tinggi   dan terang benderang di persembahkan dalam Matthew 5:43-44:</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Kamu dengar apa yang   dikatakan bahwa kamu harus mencintai tetanggamu dan membenci musuhmu. Tapi   kukatakan padamu, kasihanilah mereka yang telah mengutukmu, berbuat baiklah   kepada mereka yang membencimu, berdoalah buat mereka yang menaruh dendam   kepadamu dan menganiayamu.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Dan kalimat sebelumnya berbunyi &#8221; &#8230; janganlah melawan   kejahatan. Jika mereka tampar pipi kananmu, berikan pipi kirimu juga.&#8221;</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IT">Kini, pendapat ini bukan   merupakan bagian dari Yudaisme di masa Isa dan bukan pula jadi bagian   pegangan Agama-agama lain. Sudah dapat dipastikan merupakan yang pernah   terdengar. Apabila ide ini dianut secara meluas, saya tidak ragu maupun   bimbang sedikit pun menempatkan Yesus dalam urutan pertama dalam daftar.</span></p>
<p style="margin-right:16.1pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Tapi, kenyataan menunjukkan anutan ide itu tidaklah meluas   benar. Malahan, umumnya takkan bisa diterima. Sebagian besar pemeluk Nasrani   rnenganggap perintah &#8220;Cintailah musuhmu&#8221; hanyalah bisa direalisir   dalam dunia sempurna, tapi tidak bisa jalan selaku penuntun tingkah laku di   dunia tempat kita semua hidup sekarang ini. Umumnya ajaran itu tidak   dilaksanakan, dan pula tidak mengharapkan orang lain melakukannya. Kepada   anak-anak pun kita tidak memberi ajaran begitu. Ajaran Isa yang paling nyata   adalah tetap merupakan semacam ajaran yang bersifat kelompok dan secara   mendasar tak liwat anjuran yang teruji lebih dulu.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:45pt;padding:0;" width="60">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></p>
</td>
<td style="padding:0;" valign="top">
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Seratus   Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah<br />
Michael H. Hart, 1978<br />
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982<br />
PT. Dunia Pustaka Jaya<br />
Jln. Kramat II, No. 31A<br />
Jakarta Pusat </span></p>
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jnua.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jnua.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jnua.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jnua.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=19&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/tokoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2865910dcb8d4d26442d65b2e29bea62?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jnua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al-Quran</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/al-quran/</link>
		<comments>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 04:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jnua</dc:creator>
				<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[alam semest]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jnua.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Penciptaan Alam Semesta Asal mula alam semesta digambarkan dalam Al Qur&#8217;an pada ayat berikut: &#8220;Dialah pencipta langit dan bumi.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 6:101) Keterangan yang diberikan Al Qur&#8217;an ini bersesuaian penuh dengan penemuan ilmu pengetahuan masa kini. Kesimpulan yang didapat astrofisika saat ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta, beserta dimensi materi dan waktu, muncul menjadi ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=16&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:FranklinGotTDemCon;">Penciptaan Alam Semesta<span> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:FranklinGotTDemCon;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Asal mula alam semesta digambarkan dalam Al Qur&#8217;an pada ayat berikut: </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">&#8220;Dialah pencipta langit dan bumi.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 6:101)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Keterangan yang diberikan Al Qur&#8217;an ini bersesuaian penuh dengan penemuan ilmu pengetahuan masa kini. Kesimpulan yang didapat astrofisika saat ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta, beserta dimensi materi dan waktu, muncul menjadi ada sebagai hasil dari suatu ledakan raksasa yang tejadi dalam sekejap. </span>Peristiwa ini, yang dikenal dengan &#8220;Big Bang&#8221;, membentuk keseluruhan alam semesta sekitar 15 milyar tahun lalu. Jagat raya tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu titik tunggal. Kalangan ilmuwan modern menyetujui bahwa Big Bang merupakan satu-satunya penjelasan masuk akal dan yang dapat dibuktikan mengenai asal mula alam semesta dan bagaimana alam semesta muncul menjadi ada.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sebelum Big Bang, tak ada yang disebut sebagai materi. Dari kondisi ketiadaan, di mana materi, energi, bahkan waktu belumlah ada, dan yang hanya mampu diartikan secara metafisik, terciptalah materi, energi, dan waktu. Fakta ini, yang baru saja ditemukan ahli fisika modern, diberitakan kepada kita dalam Al Qur&#8217;an 1.400 tahun lalu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sensor sangat peka pada satelit ruang angkasa COBE yang diluncurkan NASA pada tahun 1992 berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big Bang. Penemuan ini merupakan bukti terjadinya peristiwa Big Bang, yang merupakan penjelasan ilmiah bagi fakta bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan.<span id="more-16"></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;"><span style="color:#888888;"><strong>Mengembangnya Alam Semesta</strong></span> </span></p>
<p class="MsoNormal">Edwin Hubble dengan teleskop besarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam Al Qur&#8217;an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">&#8220;Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 51:47)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kata &#8220;langit&#8221;, sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, digunakan di banyak tempat dalam Al Qur&#8217;an dengan makna luar angkasa dan alam semesta. <span lang="IT">Di sini sekali lagi, kata tersebut digunakan dengan arti ini. Dengan kata lain, dalam Al Qur&#8217;an dikatakan bahwa alam semesta &#8220;mengalami perluasan atau mengembang&#8221;. Dan inilah yang kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus &#8220;mengembang&#8221;. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. Sebuah alam semesta, di mana segala sesuatunya terus bergerak menjauhi satu sama lain, berarti bahwa alam semesta tersebut terus-menerus &#8220;mengembang&#8221;. Pengamatan yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya memperkokoh fakta bahwa alam semesta terus mengembang. Kenyataan ini diterangkan dalam Al Qur&#8217;an pada saat tak seorang pun mengetahuinya. Ini dikarenakan Al Qur&#8217;an adalah firman Allah, Sang Pencipta, dan Pengatur keseluruhan alam semesta.</span><!--more--><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:14pt;font-family:FranklinGotTDemCon;">Pemisahan Langit dan Bumi </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Gambar ini menampakkan peristiwa Big Bang, yang sekali lagi mengungkapkan bahwa Allah telah menciptakan jagat raya dari ketiadaan. Big Bang adalah teori yang telah dibuktikan secara ilmiah. Meskipun sejumlah ilmuwan berusaha mengemukakan sejumlah teori tandingan guna menentangnya, namun bukti-bukti ilmiah malah menjadikan teori Big Bang diterima secara penuh oleh masyarakat ilmiah.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal">Satu ayat lagi tentang penciptaan langit adalah sebagaimana berikut:</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">&#8220;Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?&#8221; (Al Qur&#8217;an, 21:30)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kata &#8220;ratq&#8221; yang di sini diterjemahkan sebagai &#8220;suatu yang padu&#8221; digunakan untuk merujuk pada dua zat berbeda yang membentuk suatu kesatuan. Ungkapan &#8220;Kami pisahkan antara keduanya&#8221; adalah terjemahan kata Arab &#8220;fataqa&#8221;, dan bermakna bahwa sesuatu muncul menjadi ada melalui peristiwa pemisahan atau pemecahan struktur dari &#8220;ratq&#8221;. Perkecambahan biji dan munculnya tunas dari dalam tanah adalah salah satu peristiwa yang diungkapkan dengan menggunakan kata ini.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Marilah kita kaji ayat ini kembali berdasarkan pengetahuan ini. Dalam ayat tersebut, langit dan bumi adalah subyek dari kata sifat &#8220;fatq&#8221;. Keduanya lalu terpisah (&#8220;fataqa&#8221;) satu sama lain. Menariknya, ketika mengingat kembali tahap-tahap awal peristiwa Big Bang, kita pahami bahwa satu titik tunggal berisi seluruh materi di alam semesta. Dengan kata lain, segala sesuatu, termasuk &#8220;langit dan bumi&#8221; yang saat itu belumlah diciptakan, juga terkandung dalam titik tunggal yang masih berada pada keadaan &#8220;ratq&#8221; ini. Titik tunggal ini meledak sangat dahsyat, sehingga menyebabkan materi-materi yang dikandungnya untuk &#8220;fataqa&#8221; (terpisah), dan dalam rangkaian peristiwa tersebut, bangunan dan tatanan keseluruhan alam semesta terbentuk.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain. Yang sungguh menarik lagi, penemuan-penemuan ini belumlah terjadi sebelum abad ke-20.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Garis Edar </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur&#8217;an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">&#8220;Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 21:33)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">&#8220;Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 36:38)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur&#8217;an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, komet Halley, sebagaimana terlihat di atas, juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur&#8217;an sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.&#8221; (Al Qur&#8217;an, 51:7)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah &#8220;berenang&#8221; sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur&#8217;an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa &#8220;dipenuhi lintasan dan garis edar&#8221; sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur&#8217;an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur&#8217;an adalah firman Allah.</span><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:14pt;font-family:FranklinGotTDemCon;"><span> </span>Bentuk Bulat Planet Bumi </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="IT"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"><span> </span>&#8220;Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam&#8230;&#8221; (Al Qur&#8217;an, 39:5) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Dalam Al Qur&#8217;an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai &#8220;menutupkan&#8221; dalam ayat di atas adalah &#8220;takwir&#8221;. Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal">Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur&#8217;an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur&#8217;an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur&#8217;an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Atap yang Terpelihara </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Gambar ini memperlihatkan sejumlah meteor yang hendak menumbuk bumi. Benda-benda langit yang berlalu lalang di ruang angkasa dapat menjadi ancaman serius bagi Bumi. Tapi Allah, Pencipta Maha Sempurna, telah menjadikan atmosfir sebagai atap yang melindungi bumi. Berkat pelindung istimewa ini, kebanyakan meteorid tidak mampu menghantam bumi karena terlanjur hancur berkeping-keping ketika masih berada di atmosfir.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Dalam Al Qur&#8217;an, Allah mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">&#8220;Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya.&#8221; </span>(Al Qur&#8217;an, 21:32)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, &#8211; seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada. Foto di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur&#8217;an.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"> </span></p>
<p class="MsoNormal">Dr. Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius &#8211; tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi. </span>(http://www.jps.net/bygrace/index. html Taken from Big Bang Refined by Fire by Dr. Hugh Ross, 1998. Reasons To Believe, Pasadena, CA.)</p>
<p class="MsoNormal">Energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Lima puluh delapan jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfir bumi terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.</p>
<p class="MsoNormal">Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. <span lang="IT">Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur&#8217;an tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Energi yang dipancarkan oleh sebuah letusan pada Matahari sungguh amat dahsyat sehingga sulit dibayangkan akal manusia: Letusan tunggal pada matahari setara dengan ledakan 100 juta bom atom yang pernah dijatuhkan di Hiroshima. </span>Bumi terlindungi dari<span> </span></p>
<p class="MsoNormal">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jnua.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jnua.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jnua.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jnua.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=16&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jnua.wordpress.com/2008/08/06/al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2865910dcb8d4d26442d65b2e29bea62?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jnua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tokoh</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com/2008/07/20/ilmu-pengetahuan-2/</link>
		<comments>http://jnua.wordpress.com/2008/07/20/ilmu-pengetahuan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 08:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jnua</dc:creator>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jnua.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart 01. NABI MUHAMMAD (570 SM &#8211; 632 SM) Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=8&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:45pt;padding:0;" width="60"><!--[if gte vml 1]&gt;                  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/DEQNET~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="60" height="3" /><!--[endif]--></td>
<td style="padding:0;" valign="top">
<h1 style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;">Seratus   Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah</span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:&quot;">oleh Michael H. Hart </span></p>
<div class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin:0 0 0.0001pt;"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:0.9pt;padding:0;" width="1">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="padding:0;" valign="top">
<h2 style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;">01.   NABI MUHAMMAD (570 SM &#8211; 632 SM)</span></h2>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Jatuhnya pilihan saya   kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang   berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi   tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya,   dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih   sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup   duniawi.Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan   menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada   saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan   efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat   dan mendalam serta berakar.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Sebagian besar dari   orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung   karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur   tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun   570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat   yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari   pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur   enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati.   Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan   ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang   janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris   tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia.</span><span id="more-8"></span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Umumnya, bangsa Arab   saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada   sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar   kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal   adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia   berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini   menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan   yang benar.Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada   kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai   tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut,   penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun   622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah   berjarak 200 mil. Di kota   itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Peristiwa hijrah ini   merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah   memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin   bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang   menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun   berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan   pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun   630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk.   Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa   dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad   wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif   seantero Jazirah Arabia bagian selatan.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Suku Bedewi punya tradisi   turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah   mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak   satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari   kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi,   Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan   kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan   serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah   timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di   baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau   Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Ditilik dari sudut   jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya   dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia,   Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran   Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran   yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.Tapi,   penaklukan besar-besaran &#8211;di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya   Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab&#8211; itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop   sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara   hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan   menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak   kerajaan Visigothic di Spanyol.Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan   Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam   pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours,   satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya   dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil   abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi   Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India   hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar   yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan   oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk   masuk Agama Islam.</span><!--more--></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Ternyata, tidak semua   penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia,   walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali   kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan   tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang   Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan   Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab   seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja,   menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah   taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah,   lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di   Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak   benua India,   nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya   perpecahan.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Apakah pengaruh Nabi   Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya   lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para   penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia   semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk   Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan   sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad   lebih tinggi dari <a href="/iptek/100/Isa.html">Nabi   Isa</a> dalam daftar. Ada   dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan   jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa   terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap   ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda   dengan Yudaisme), <a href="/iptek/100/Paul.html">St.   Paul</a> merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya,   dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Sebaliknya Muhammad   bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga   terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia   &#8220;pencatat&#8221; Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang   diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini   disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian   dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat.   Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad   serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak   ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang   masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin   sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh   Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan   pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia   Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya   pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan.</span><!--more--></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Lebih jauh dari itu   (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin   duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak   penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya   berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu.</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Dari pelbagai   peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa   kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya,   koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari   kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal   ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada   kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa   penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan   dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian   terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas   jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa   membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa   Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa Jengis Khan</span></p>
<p style="margin-right:22.7pt;text-align:center;text-indent:14.2pt;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Ini jelas menunjukkan   beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari   Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata   berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan   kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya   dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab   tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak,   boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke   dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu,   tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat   kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya   negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut   bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 &#8211; 1974.   Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata   negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak.Jadi, dapatlah kita   saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan   peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah   saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi   duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap   Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam   sejarah manusia.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:0.9pt;padding:0;" width="1">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="padding:0;" valign="top">
<div class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:&quot;">Seratus Tokoh yang Paling   Berpengaruh dalam Sejarah<br />
Michael H. Hart, 1978<br />
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982<br />
PT. Dunia Pustaka Jaya<br />
Jln. Kramat II, No. 31A<br />
Jakarta Pusat</span></p>
<div class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;"></p>
<hr size="2" /></span></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jnua.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jnua.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jnua.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jnua.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=8&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jnua.wordpress.com/2008/07/20/ilmu-pengetahuan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2865910dcb8d4d26442d65b2e29bea62?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jnua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ilmu pengetahuan</title>
		<link>http://jnua.wordpress.com/2008/07/13/ilmu-pengetahuan/</link>
		<comments>http://jnua.wordpress.com/2008/07/13/ilmu-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 07:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jnua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jnua.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[ALAM SEMESTA DAN ASAL MULANYA Ada yang orang yang berkeyakinan bahwa alam semesta ini menciptakan diri sendir, sedangkan yang lainnya berpendapat bahwa kepercayaan tentang keberadaan tuhan yang azali, akan hukum kedua dari hukum Termodika panas menemukan kesalahan pendapat ini(pendapat tentang azalinya alam semesta). ilmu pengetahuan menetapkan denga jelas bahwa alam semesta ini tidak mungkin azali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=4&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#800080;"><strong>ALAM SEMESTA DAN ASAL MULANYA</strong></span><strong><br />
</strong></p>
<pre>Ada yang orang yang berkeyakinan bahwa alam semesta ini menciptakan diri sendir, sedangkan yang lainnya berpendapat bahwa kepercayaan tentang keberadaan tuhan yang azali, akan hukum kedua dari hukum Termodika panas menemukan kesalahan pendapat ini(pendapat tentang azalinya alam semesta). ilmu pengetahuan menetapkan denga jelas bahwa alam semesta ini tidak mungkin azali karena ada perpindahan yang terus terjadi yang sebaliknya dengan kekuatan sendiri ini artinya,alam semesta ini bergerak menuju tingkat kesamaan panas seluruh benda dan darinya dikeluarkansumberenergi. ketika proses itu selesai ini . karena itu, bekas kehidupan itu sediri dalam alam semesta ini tidak mungkin bersifat azali. karena jika demikian, niscaya energinya telah habis semenjak olama dan seluruh gerakan dalam wujud akan berhenti. demikianlah ilmu pengetahuan secara tidak sengaja, sampai pada kesimpulan bahwa alam semesta ini mempunyai awal. karena itu, ia juga membuktikan akan wujud tuhan. karena jika ia mempunyai awalan. tentulah ia tidak mungkin mempunyai keberadaannya dengan dirinya sendiri ia harus mempunyai pemula, atau penggerak pertama atau pencipta yaitu Tuhan(Allah)"</pre>
<p>Hukum Termodinamika panas</p>
<p>Menunjukan bahwa elemen-elemen alam semesta ini kehilangan panasnya secara gradual dan ia bergerak secara pasti kearah suatu masa yang padanya seluruh benda berada pada tingkat panas yang amat rendah, yaitu nol mutlak. pada saat itu, energi menjadi lenyap dan kehidupan menjadi mustahil. hal itu terjadi yaitu berupa hilangnya energi. ketika panas seluruh benda mencapai nol mutlak, tidak ada lagi nilai waktu adapun matahari yang membakar, bintang menghiasi langit, dan bumi yang kaya denga bermacam kehidupan, semuanya menjadi bukti jelas bahwa dasar alam ini atau pokoknya berkaitanya dengan masa yang di mulai pada waktu tertentu.<span id="more-4"></span></p>
<p>Dari kajian rinkas tentang alam ini, sampai pada kesimpulan berikut ini:</p>
<p>a. elektron dalam sebagian besar atom wujud ini yang terwujud ini meskipun tidak pada seluruhnya dalam kondisi selalu bergerak memutar.</p>
<p>b. tidak ada dalil dalam wujud ini yang menujukkan bahwa ada kemunkinan lain bagi kondisi elektron ini, yang pernah ia alami, sebelum ia berada dalam kondisi sekarang ini ,jika tidak mengatakan kemustahilan gambaran lain yang lebih dahulu dari kondisi saat ini karena jika hal itu ada, niscaya kita mengeluarkan adanya penggerak yang membuat eletron-elektron dalam wujud ini bergerak setelah sebelumnya terdiam, dan membuat atom-atom membesar setelah sebelumnya memciut kecil.</p>
<p>c.seluruh alam semesta ini terdiri atas atom yang sama,yang kita ketahui karakternya disini, bahkan dari unsur, yang sama, gerakannya yang kita temukan dalam elektron ini kita temukan juga dalam sebuah benda angkasa.<!--more--></p>
<p>Menurut Erving William</p>
<p>mengatakan dalam bukunya yang sama astronomi, misalnya, menunjukkan bahwa alam semesta ini memiliki awalan pada masa lampau dan sedang bergerak kearah akhir yang sudah pasti. tidak sejalan dengan ilmu pengetahuan jika kita menyakini bahwa alam semesta ini adalah azali(muncul tiba-tiba tanpa awalan)yang tidak mempunyai awalan atau abadi, tanpa akhirnya karena ia bediri atas dasar perubahan yang terus-menerus.</p>
<p>dikutip dari buku&#8221;ALLAH&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jnua.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jnua.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jnua.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jnua.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jnua.wordpress.com&amp;blog=4129124&amp;post=4&amp;subd=jnua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jnua.wordpress.com/2008/07/13/ilmu-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2865910dcb8d4d26442d65b2e29bea62?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jnua</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
